Senin, 02 Januari 2017

CONTOH KALIMAT SIMPLE PRESENT & SIMPLE PAST



A.   Simple Present
1.     (+)  Her parents reads newspaper every morning.
(-)  Her parents doesnt read newspaper every morning
(?)  Does her parents read newspaper every morning?

2.     ( + ) Ana washes her hand before go to eat.
( - ) Ana doenst washes her hand before go to eat.
( ? ) Does Nida washes her hand before go to eat?

3.     ( +)  He often come here with her.
( - ) he often doesnt come here with me.
( ? ) does he often come here with me?

4.     ( + ) Mrs. Dwi teaches english every afternoon.
( - ) Mrs. Dwi doesnt teach English in the afternoon.
( ? ) Does  Mrs. Dwi teach English in the afternoon?


B.   Simple Past
1.     (+)  They were here yesterday.
( - ) They were not here yesterday.
( ?)  Did They were here yesterday?

2.     ( + ) Ica came to her house last night.
( - ) Ica didnt come to her last nght.
( ? ) Did come to her last Night?

3.     ( + ) She went to Malang a week ago.
( - ) She didnt go to Malang a week ago.
( ? )Did she go to Malang a week ago?

4.     ( + ) I trid to call you yesterday.
( - ) I wasnt try to call you yesterday.
( ? ) Did i try to call you yesterday?

Sabtu, 12 November 2016

PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF

1. Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif adalah suatu Paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal Paragraf. Paragraf ini diawali dengan pernyataan yang bersifat umum dan kemudian dilengkapi dengan penjelasan-penjelasan khusus yang berupa contoh-contoh, rincian khusus, bukti-bukti dan lain-lain.
CONTOH :
Tikus adalah musuh petani yang sangat merugikan. Berpuluh-puluh hektar lebih sawah di berbagai daerah mengalami gagal panen disebabkan padinya dimakan tikus.Tanaman lain seperti singkong pun tak luput menjadi korbannya, bahkan buah petai cina yang sudah tua juga habis digerogoti binatang ini. Tak hanya itu saja bahkan binatang ternak seperti ayam dan bebek pun juga diserang tikus
 
 
2. Paragraf Induktif
Kalimat utama Paragraf induktf terletak pada bagian akhir Paragraf. Paragraf ini diawali dengan kalimat-kalimat penjelas yang berupa fakta, contoh-contoh, rincian khusus maupun  bukti-bukti yang kemudia disimpulkan atau digeneralisasikan ke dalam satu kalimat pada akhir Paragraf.
CONTOH :
Pada era persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif seperti saat ini. Seseorang yang menguasai Bahasa Inggris otomatis akan memiliki peluang yang lebih besar di dunia kerja. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki kemampuan Bahasa Inggris peluangnya akan semakin kecil untuk memasuki dunia kerja khususnya untuk dapat diterima sebagai karyawan. Itulah kenapa penguasaan Bahasa Inggris sangat diperlukan untuk menambah kompetensi di dunia kerja

Senin, 07 November 2016

KALIMAT EFEKTIF



Contoh kalimat, berdasarkan ciri-ciri kalimat efektif :

1.      Kesepadanan
·        Bagi semua mahasiswa perguruan tinggi ini harus membayar uang kuliah. (tidak efektif)
·        Semua mahasiswa perguruan tinggi ini harus membayar uang kuliah. (efektif)

2.      Kesejajaran
·         Durian itu dimakan Rere setelah buah membelahnya. (tidak efektif)
·         Durian itu dimakan Rere setelah buahnya dibelah.(efektif)

3.      Ketegasan
A.    Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di awal kalimat.
·         Presiden mengharapkan agar rakyat membangun bangsa dan negara ini. (tidak efektif)
·         Harapan presiden ialah agar rakyat membangun bangsa dan negaranya. (efektif)
B.     Membuat urutan kata yang bertahap.
·         Bukan sejuta, seribu, atau seratus, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada korban tsunami di Aceh. (tidak efektif)
·         Bukan seratus, seribu, atau seratus ribu, tetapi berjuta-juta rupiah, telah disumbangkan kepada korban tsunami di Aceh. (efektif)
C.     Melakukan pengulangan kata.
·         Film itu tertarik, film itu terharu.(tidak efektif)
·         Film itu menarik, film itu mengharukan. (efektif)
D.    Mempergunakan partikel –lah, -pun, dan –kah.
·         Yang akan bertanggung jawab dialah. (tidak efektif)
·         Dialah yang akan bertanggung jawab. (efektif)
·         minumnya aqua dingin, apapun makananya. (tidak efektif)
·         Apapun makananya, minumnya aqua dingin. (efektif)
·         Dia mengerti akankah maksudku ? (tidak efektif)
·         Akankah dia mengerti maksudku ? (efektif)

4.      Kehematan
·         Akibat ia tidak mengerjakan tugas, ia dimarahi oleh guru. (tidak efektif)
·         Akibat tidak mengerjakan tugas, ia dimarahi oleh guru. (efektif)

5.      Kecermatan
·         Guru baru pergi ke ruang kepsek. (tidak efektif)
·         Guru yang baru pergi ke ruang kepsek. (efektif)

6.      Kepaduan
·         Orang itu menceritakan tentang pegalaman masa lalunya. (tidak efektif)
·         Orang itu menceritakan pengalaman masa lalunya. (efektif)

7.      Kelogisan
·         Kepada Bapak Direktur, waktu dan tempat kami persilahkan. (tidak efektif)
·         Kepada Bapak Direktur, kami persilahkan. (efektif)

Sabtu, 29 Oktober 2016

RAGAM BAHASA



Nama : Bobot Arcanggi
NPM    : 22214210
Kelas    : 3EB18


Ragam bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara,kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta medium pembicara.

A. Ragam Bahasa Berdasarkan Media :
MEDIA LISAN      : bahasa yang diungkapkan melalui media lisan, terkait oleh ruang dan waktu sehingga situasi pengungkapan dapat membantu pemahaman
CONTOH          : seseorang berkomunikasi dengan orang lainnya secara langsung melalui media social

MEDIA TULISAN : bahasa yang digunakan melalui media tulis, tidak terkait ruang dan waktu sehingga diperlukan kelengkapan struktur sampai pada sasaran secara visual atau bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya
CONTOH        : seseorang berkomunikasi melalui media Koran atau majalah kepada orang lain secara tidak langsung

B. Ragam Bahasa Berdasarkan Situasi :
SITUASI RESMI        : bahasa yang biasa digunakan dalam suasana resmi atau formal
CONTOH        : seseorang yang melakukan pidato didepan orang lain secara langsung

SITUASI TIDAK RESMI : bahasa yang biasa digunakan dalam suasana tidak resmi
CONTOH        : seseorang mengirim surat kepada kerabat/keluarga dengan kalimat yang sederhana

SITUASI AKRAB : bahasa yang digunakan di antara orang yang memiliki hubungan yang sangat akrab dan intim
CONTOH         : Komunikasi yang dilakukan oleh seorang pasangan suami istri atau seseorang yang memiliki hubungan yang akrab/intim

SITUASI KONSULTASI : Ragam bahasa konsultasi Ketika kita mengunjunggi seorang dokter, ragam bahasa yang kita gunakan adalah ragam bahasa resmi. Namun, dengan berjalannya waktu terjadi alih kode. Bukan bahasa resmi yang digunakan, melainkan bahasa santai. Itulah ragam bahasa konsultasi.
CONTOH              : seorang anak yang berbicara kepada ibunya bahwa dia sakit